Selasa, 11 Desember 2012

SISTEM HAVERS







BAB II
PEMBAHASAN

A.      Pengertian Sistem Havers
Sistem Havers/Haversii yaitu suatu kesatuan sel-sel tulang dan matriks tulang mengelilingi suatu pembuluh darah dan saraf yang membentuk suatu sistem.
Sistem Havers dibangun oleh saluran Havers yang dikelilingi oleh lamela Havers secara konsentris. Diantara lamela havers terdapat rongga-rongga kecil yang disebut lakuna, tempat osteosit. Diantara Sistem Havers tedapat lamela tulang yang susunannya tidak teratur disebut lamela intersisial. Lakuna juga terdapat diantara lamela intersisial, lamela tulang sirkumferensial luar dan lamela sirkumferensial dalam.
Di dalam sistem ini terdapat lamella konsentris atau lingkaran-lingkaran yang merupakan kesatuan pembuluh darah dan sel saraf.  Selain itu dalam lamella konsentris terdapat rongga/cawan tempat sel tulang berada yang disebut lakuna. Jika sel tulang telah mati hanya akan nampak rongga/lekukannya saja.  Antar lakuna dihubungkan dengan saluran kecil berupa kanal yang disebut dengan kanalikuli yang berfungsi untuk menyalurkan kebutuhan nutrisi sel tulang dalam pertumbuhannya. Saluran ini tersusun dari pembuluh darah dan sel saraf.





B.       Bagian-bagian Sistem Havers
                                             

Keterangan Gambar
1.      Lamella : Lempeng tulang yang tersusun konsentris.
2.      Lacuna : Ruangan kecil yang terdapat di antara lempengan–lempengan yang mengandung sel tulang.
3.      Kanalikuli : Saluran-saluran halus dalam matriks, merupakan tempat uluran sitoplasma osteosit.  memancar di antara lacuna dan tempat difusi makanan sampai ke osteon.
4.      Osteosit : Merupakan komponen sel utama dalam jaringan tulang. Pada sediaan gosok terlihat bahwa bentuk osteosit yang gepeng mempunyai tonjolan-tonjolan yang bercabang-cabang. Bentuk ini dapat diduga dari bentuk lacuna yang ditempati oleh osteosit bersama tonjolan-tonjolannya dalam canaliculi.
Osteosit yang terlepas dari lacunanya akan mempunyai kemampuan menjadi sel osteoprogenitor yang pada gilirannya tentu saja dapat berubah menjadi osteosit lagi atau osteoklas.
5.      Harvesian canal : Saluran havers
Canal : saluran
Harvesian : havers
6.      An Osteon : Sebuah unit silindris berbentuk tabung panjang dalam tulang kompak dewasa. Ini terdiri dari lapisan konsentris dari lamellae tulang yang mengelilingi kanal sentral juga dikenal sebagai sistem Haversian. Mereka berorientasi sejajar dengan sumbu panjang tulang dan kompresi utama tegangan. Struktural sekelompok tabung konsentris menyerupai cincin batang pohon. Setiap tabung adalah lamellae (piring kecil), sebuah lapisan matriks tulang yang serat kolagen dan mineral line kristal dan berjalan di arah yang berlawanan. Pola ini alternatif untuk menahan torsi, memutar dan tekanan dan menghambat penjalaran retak.
Melalui inti dari osteon berjalan saluran Haversian juga dikenal sebagai kanal pusat dan seperti semua rongga tulang itu dipagari dengan endosteum. Ia memiliki pembuluh darah sendiri yang mensuplai nutrisi ke sel-sel tulang dan serat osteon sendiri
7.      Interstitial lamellae : Salah satu lamellae dari osteon sebagian diserap kembali terjadi antara lebih baru, osteon lengkap juga disebut tanah lamellae, lamellae menengah.
8.      Concellous Bone : Identik dengan tulang trabecular atau tulang spons, salah satu dari dua jenis jaringan osseous yang membentuk tulang.
lapisan spons interior tulang yang melindungi sumsum tulang. tulang cancellous mungkin juga disebut tulang spons atau tulang trabecular. Ini struktural menyerupai sarang lebah dan menyumbang sekitar 20% dari materi tulang dalam tubuh manusia.
Cancellous tulang ini sering juga ditemukan di tepi tulang bulat seperti yang dari lengan dan kaki. Meskipun tulang ini tidak cukup kuat seperti tulang kompak, agak lebih fleksibel dan berguna dalam tulang yang disambung. Terutama, bagaimanapun, tulang cancellous melindungi sumsum tulang, melakukan tugas yang berguna dan diperlukan dalam tubuh.

9.      Trabecula : Jaringan elemen dalam bentuk strut, balok kecil atau batang umumnya berfungsi memiliki fungsi mekanis, tapi tidak selalu padat kolagen jaringannya.
Sebuah trabecula (trabekula jamak. Dari bahasa Latin untuk "balok kecil.") Adalah, kecil sering mikroskopis, jaringan elemen dalam bentuk strut, balok kecil atau batang, umumnya memiliki fungsi mekanis, dan biasanya tetapi tidak selalu terdiri dari padat collagenous jaringan.
Pada bagian histologis, trabecula bisa terlihat seperti septum, tetapi dalam tiga dimensi mereka topologi berbeda, dengan trabekula yang kira-kira batang atau pilar berbentuk dan septa menjadi lembaran-suka.
Trabekula biasanya terdiri atas jaringan ikat padat, yaitu terutama dari kolagen, dan dalam kebanyakan kasus menyediakan mekanik penguatan atau kaku dengan organ padat lembut, seperti limpa.
Mereka dapat terdiri dari bahan lain, seperti tulang atau otot.
Ketika melintasi ruang berisi cairan, trabekula mungkin memiliki fungsi menahan tegangan (seperti pada penis) atau menyediakan sel penyaring (seperti dalam mata.)
Beberapa perforasi pada septum mungkin mengurangi ke kumpulan trabekula, seperti yang terjadi pada dinding dari beberapa alveoli paru pada emfisema.















DAFTAR PUSTAKA

Ahmad. 2003. Kamus Lengkap Kedokteran Edisi Revisi. Gita Media Press, Surabaya. h. 127, 204 – 205, 215, 217, 249, 251.
Amien, M. 1995. Biologi 2 untuk Sekolah Menengah Umum Kelas 2. Penerbit Balai Pustaka, Jakarta. h. 69, 70, 74 – 75, 78, 81, 85 – 86.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar